Legalisasi Document

Legalisasi adalah pengesahan terhadap dokumen dan hanya dilakukan terhadap tanda tangan dan tidak mencakup kebenaran isi dokumen.

Setiap dokumen Indonesia yang akan dipergunakan di negara lain atau dokumen asing yang akan dipergunakan di Indonesia perlu dilegalisasi oleh instansi yang berwenang.

Dokumen yang dibuat atau diterbitkan di Indonesia termasuk di Daerah, dan akan dipergunakan di Negara lain, harus dilegalisasi oleh Kementerian Hukum dan Ham RI, Kementerian Luar Negeri, dan Perwakilan RI di luar negeri.

Dokumen-dokumen asing yang diterbitkan di luar negeri dan ingin dipergunakan di wilayah Indonesia, harus pula melalui prosedur yang sama, yaitu dilegalisasi oleh Kementerian Luar Negeri, Negara dimaksud dan Perwakilan Republik Indonesia di negara setempat.

A. Legalisasi Dokumen Sesuai Dengan Aslinya

Memberi keterangan berupa cap dan ditanda tangani oleh pejabat berwenang dokumen-dokumen seperti Akta Kelahiran, Akta Cerai, Surat Nikah, Akta Kematian

 Persyaratan:

  • Membawa Dokumen Asli
  • Photocopy dokumen sudah di legalisasi oleh Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia dan Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia
  • Photocopy dari dokumen asli, maksimal 10 lembar
  • Biaya: USD 20/BDT 1700/NPR 1800 per dokumen

 B. Legalisasi Dokumen Dari Bangladesh/Nepal Yang Akan Dipergunakan Di Indonesia

Legalisasi dokumen ini berupa dokumen perdagangan/perjanjian perusahaan/surat kuasa perusahaan yang akan dipergunakan oleh kedua Negara yaitu Indonesia dan Bangladesh/Nepal

 Persyaratan:

  • Dokumen sudah disahkan oleh Notaris Publik Bangladesh/Nepal, kecuali dokumen yang dikeluarkan oleh Pemerintah Bangladesh/Nepal
  • Dokumen sudah disahkan oleh Kementerian Luar Negeri Bangladesh/Nepal
  • Photocopy dari dokumen yang sudah disahkan, Maksimal 10 lembar
  • Biaya: USD 20/BDT 1700/NPR 1800 per dokumen

 C. Legalisasi Dokumen Dari Indonesia Yang Akan Dipergunakan Di Bangladesh/Nepal

Legalisasi dokumen ini berupa dokumen perdagangan/perjanjian perusahaan/surat kuasa perusahaan yang akan dipergunakan oleh kedua Negara yaitu Bangladesh – Indonesia

 Persyaratan:

  • Dokumen sudah disahkan oleh Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia,
  • Dokumen sudah disahkan oleh Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia
  • Photocopy dari dokumen yang sudah disahkan, Maksimal 10 lembar
  • Biaya: USD 20/BDT 1700/NPR 1800 per dokumen

What is Indonesian Arts and Culture Scholarship ? The Indonesian Arts and Culture Scholarship (IACS) has been conducted since 2003 and was initially offered to and participated by member countries of the South West Pacific...
Bali Democracy Students Conference (BDSC)  is a student conference on democracy that will be held simultaneously with the Bali Democracy Forum (BDF) in Bali, Indonesia. The participants are expected to have an intensive discussion...
Rohingya children at Cox`s Bazar refugee camps in Bangladesh are excited to study at rooms located near the Indonesian Humanitarian Alliance (IHA) field hospital complex. Living in refugee camps with lack of facilities does...
In order to explore opportunities for business and investment cooperation, the Indonesian Ambassador to Dhaka and the Economic Counselor held a meeting with the Chittagong Deputy Commissioner, Mr. Md. Elius Hossain in DC Chittagong...
The Indonesian embassy premises in Dhaka turned festive for a few hours on the occasion of the Independence Day of the country on Saturday. The presence of the members of the Indonesian community in...
Amid much festivity and fanfare, the ASEAN Day 2018 was celebrated in Dhaka on Wednesday. Marking the day in a befitting manner, the ASEAN Dhaka Committee (ADC) organised the ASEAN Flag Raising Ceremony at...