PENGUMUMAN UNTUK SELURUH WNI

11, Feb 2016 | Author: Embassy of Indonesia

PEMBERITAHUAN

 

Sehubungan dengan terjadinya perluasan penyebaran virus Zika diberbagai belahan dunia, WHO (World Health Organization) telah menetapkan status penyebaran virus Zika sebagai situasi Public Health Emergency of International Concer (PHEIC).

Dalam rangka melindungi masyarakat Indonesia terhadap kemungkinan tertular penyakit yang bersumber dari virus Zika, Pemerintah Indonesia telah mengeluarkan pesan kesehatan bagi WNI, sebagai berikut:

  1. WNI yang berkunjung ke negara sedang terjadinya kejadian luar biasa (KLB) penyakit virus Zika dianjurkan untuk menghindari diri dari gigitan nyamuk dengan cara memakai pakaian panjang dan tertutup, menggunakan obat oles anti nyamuk dan tidur menggunakan kelambu atau dalam kamar dengan kawat kasa anti nyamuk. Sekiranya WNI mengalami gangguan kesehatan di negara KLB, dianjurkan segera memeriksakan diri ke dokter.

 

  1. Bagi wanita hamil dianjurkan sebaiknya tidak berkunjung ke negara KLB penyakit virus Zika. Jika terpaksa harus melakukan perjalanan ke negara tersebut, hendaknya melakukan tindakan pencegahan dari gigitan nyamuk secara ketat.

 

  1. Bagi yang baru kembali dari negara KLB penyakit virus Zika, diminta untuk memeriksakan kondisi kesehatannya dalam 14 (empat belas) hari setelah tiba di negara tempat tinggalnya dan segera memeriksakan diri ke dokter apabila mengalami keluhan atau gejala demam, ruam kulit, nyeri sendi dan otot, sakit kepala dan mata merah. Kepada dokter pemeriksa, agar disampaikan riwayat perjalanan dari negara sedang KLB penyakit virus Zika tersebut.

 

Negara-negara yang mengalami KLB virus Zika adalah: Brazil, Cape Verde, Colombia, El Savaldor, Honduras, Martinique, Panama dan Suriname. Sedangkan negara-negara yang memiliki status transmisi aktif adalah: Barbados,  Bolivia, Curacao, The Dominican Republic, Ecuador, Fiji, French Guiana, Guadalope, Guatemala, Guyana, Haiti, Meksiko, New Caledonia, Nicaragua, Paraguay, Puerto Rico, Saint Martin, Samoa, Tonga, US Virgin Island dan Venezuela.

Bagi WNI di Bangladesh dan Nepal yang membutuhkan bantuan dapat menghubungi nomor KBRI: +8801614444552.

                                                                                          Dhaka, 11 Februari 2016

                                                                                          A.n Kepala Perwakilan RI

                                                                                                      Abdul Nazar

                                                                                                           KUAI

What is Indonesian Arts and Culture Scholarship ? The Indonesian Arts and Culture Scholarship (IACS) has been conducted since 2003 and was initially offered to and participated by member countries of the South West Pacific...
Bali Democracy Students Conference (BDSC)  is a student conference on democracy that will be held simultaneously with the Bali Democracy Forum (BDF) in Bali, Indonesia. The participants are expected to have an intensive discussion...
Rohingya children at Cox`s Bazar refugee camps in Bangladesh are excited to study at rooms located near the Indonesian Humanitarian Alliance (IHA) field hospital complex. Living in refugee camps with lack of facilities does...
In order to explore opportunities for business and investment cooperation, the Indonesian Ambassador to Dhaka and the Economic Counselor held a meeting with the Chittagong Deputy Commissioner, Mr. Md. Elius Hossain in DC Chittagong...
The Indonesian embassy premises in Dhaka turned festive for a few hours on the occasion of the Independence Day of the country on Saturday. The presence of the members of the Indonesian community in...
Amid much festivity and fanfare, the ASEAN Day 2018 was celebrated in Dhaka on Wednesday. Marking the day in a befitting manner, the ASEAN Dhaka Committee (ADC) organised the ASEAN Flag Raising Ceremony at...